<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090</id><updated>2011-09-07T20:45:19.678-07:00</updated><title type='text'>Latihan fisik</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-7727443406630874192</id><published>2010-01-29T19:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-29T19:56:09.290-08:00</updated><title type='text'>Latihan fisik dengan system aerobik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Latihan aerobik&lt;/span&gt; menunjuka pada kegiatan yang panjang dan kebutuhan tersebut ada pada tubuh yang memerukan pengembangan kapasitas mengambil&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; oksigen&lt;/span&gt; (Cooper,1982).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rushall dan Pyke (1990) menjelaskan bahwa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bentuk latihan &lt;/span&gt;yang terus menerus lebih dari 30 menit biasanya menghasilkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;adaptasi aerobic&lt;/span&gt; pada beban kerja di bawah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ambang anaerobik&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;,&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Latihan aerobik&lt;/span&gt; merupakan system latihan dimana energi yang digunakan berasal proses glikosis aerobik, siklus kreb dan system transprtasi electron. Proses tersebut memerlukan oksigen dimana okigen tersebut diperlukan untuk memecah glukusa menjadi CO2, air dan, energi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-7727443406630874192?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/7727443406630874192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-fisik-dengan-system-aerobik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/7727443406630874192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/7727443406630874192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-fisik-dengan-system-aerobik.html' title='Latihan fisik dengan system aerobik'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-3601012917275000104</id><published>2010-01-11T07:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T07:00:30.471-08:00</updated><title type='text'>Mega Peluang Dot Com | Solusi Peluang Usaha Anda: Meta Tag Analyzer</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.megapeluang.com/2009/05/meta-tag-analyzer.html#comment-form"&gt;Mega Peluang Dot Com | Solusi Peluang Usaha Anda: Meta Tag Analyzer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://latihan-fisik.blogspot.com"&gt;latihan-fisik.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-3601012917275000104?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.megapeluang.com/2009/05/meta-tag-analyzer.html#comment-form' title='Mega Peluang Dot Com | Solusi Peluang Usaha Anda: Meta Tag Analyzer'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/3601012917275000104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/mega-peluang-dot-com-solusi-peluang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/3601012917275000104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/3601012917275000104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/mega-peluang-dot-com-solusi-peluang.html' title='Mega Peluang Dot Com | Solusi Peluang Usaha Anda: Meta Tag Analyzer'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-6091611324287641414</id><published>2010-01-10T02:14:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T04:56:19.836-08:00</updated><title type='text'>PRINSIP-PRINSIP LATIHAN (BAGIAN 2)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prinsip perorangan (individualization)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan harus memperhatikan dan memperlakukan atlit sesuai dengan tingkatan kemampuan, potensi, karakteristik belajar dan kekhususan olahraga. Seluruh konsep latihan harus direncanakan sesuai dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;karakteristik fisiologis&lt;/span&gt; dan psikhologis atlet, sehingga tujuan latihan dapat ditingkatkan secara wajar (Bompa, 1994) &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kapasitas Individu&lt;/span&gt; yang harus Dipertimbangkan dalam Latihan:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;• Usia biologis dan kronologis, terutama untuk anak-anak yunior dimana tubuhnya masih belum dewasa. Latihannya jika dibandingkan dengan atlet dewasa, akan lebih luas alami, multilateral dan intensitas moderat. Intensitas tinggi dan beban terlalu berat akan memberatkan struktur anatominya, terutama tulang-tulang (masih belum keras), ligamentum, tendon, dan otot-otot.&lt;br /&gt;• Pengalaman atau usia awal dalam ikut serta kegiatan olahraga. Meskipun kecepatan perkembangan atlet berbeda, pelatih harus tetap hati-hati mengenai beban yang dilakukan. Pelatih tidak boleh salah memprediksi karakteristik dan potensinya.&lt;br /&gt;• Kapasitas kerja dan kemampuan individu. Tidak semua atlet yang mempunyai kemampuan sama akan mempunyai kapasitas kerja yang sama juga. Ada beberapa faktor biologis dan psikologis yang menentukan kemampuan kerja.&lt;br /&gt;• Status latihan dan kesehatan. Ketidaksamaan tingkat perkembangan kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan keterampilan akan memberikan alas an memerlukan individualisasidalam latihan. Selanjutnya, individualisasi secara jelas menyarankan kepada atlet tentang riwayat penyakit atau kecelakaan yang pernah dialami. Jadi, status kesehatan juga menentukan batas kepastian latihan.&lt;br /&gt;• Beban latihan dan nilai waktu pulih asal atlet. Bilamana rencana dan nilai kerja dalam latihan, ada faktor pertimbangan laindi luar latihan yang sangat dibutuhkan atlet. Keterlibatan dalam sekolah, pekerjaan atau keluarga, dan jarak perjalanan ke latihan di sekolah, dapat mempengaruhi nilai waktu pulih asal diantara latihan. Dengan demikian gaya hidup dan keterlibatan emosional akan juga diketahui pelatih. Faktor-faktor tersebut harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh dalam isi latihan dan penekanan dalam latihan.&lt;br /&gt;• Konstruksi tubuh atlet dan jenis sistem syaraf . ini akan berperan penting dalam beban latihan dan kapasitas kemampuan. Karakteristik individudapat ditentukan melalui tes yang memadai, sebab pelatih dapat meminta seseorang spesialis pembantu yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-6091611324287641414?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/6091611324287641414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/prinsip-prinsip-latihan-bagian-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/6091611324287641414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/6091611324287641414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/prinsip-prinsip-latihan-bagian-2.html' title='PRINSIP-PRINSIP LATIHAN (BAGIAN 2)'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-8798092282918448220</id><published>2010-01-10T01:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T01:40:38.490-08:00</updated><title type='text'>PRINSIP-PRINSIP LATIHAN (BAGIAN 1)</title><content type='html'> &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prinsip beban bertambah (overload)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Pemberian &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;beban latihan&lt;/span&gt; harus melebihi kebiasaan kegiatan sehari-hari secara teratur. Hal itu bertujuan agar sistem fisiologis dapat menyesuaikan dengan tuntutan fungsi yang dibutuhkan untuk tingkat kemampuan tinggi (Bompa,1994)&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prinsip  beban bertambah (principle of overload)&lt;/span&gt; adalah penambahan beban secara teratur, suatu sistem yang akan menyebabkan terjadinya respons dan penyesuaian. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beban bertambah&lt;/span&gt; adalah suatu tekanan  positif yang dapat diukur sesuai dengan beban, ulangan, istirahat dan frekuensi (Brooks dan Fahey,1984)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;tensitas kerja harus bertambah secara bertahap memenuhi ketentuan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;program latihan&lt;/span&gt; merupakan kapasitas kebugaran yang  bertambah baik (Fox, Bowers dan Foss, 1993)&lt;br /&gt;• Kekuatan otot akan berkembang secara efektif jika otot atau kelompok otot diberi beban lebih, yaitu latihan melawan beban  melampaui kemampuan normal. Minimal beban lebih yang dicapai paling sedikit 30% dari usaha maksimal (Bowers &amp; Fox, 1988)    &lt;br /&gt;• Latihan harus mengakibatkan tekanan (stress) fisik dan mental. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beban latihan&lt;/span&gt; benar-benar dirasakan berat oleh atlet, kemudian timbul rasa lelah fisik dan mental secara menyeluruh. Tekanan (strees) fisik ditimbulkan dengan cara memberikan beban latihan yang lebih dari batas kemampuan atlet. Beban fisik akan menimbulkan kelelahan fisiologis dan anatomis. Akibat pemberian beban fisik, organisme atlet akan beradaptasi terhadap kelelahan akibat latihan tersebut, dan atlet akan mengalami kenaikan kemampuan (superkompensasi). Strees mental ditimbulkan dengan cara memberikan beban latihan fisik yang berat yang mempe-ngaruhi cipta, rasa dan karsa atlet. Akibat beban fisik dapat meningkatkan daya konsentrasi, daya juang, keberanian, disiplin (Suharno,1985) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-8798092282918448220?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/8798092282918448220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/prinsip-prinsip-latihan-bagian-1.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/8798092282918448220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/8798092282918448220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/prinsip-prinsip-latihan-bagian-1.html' title='PRINSIP-PRINSIP LATIHAN (BAGIAN 1)'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-6412228842536900499</id><published>2010-01-08T17:33:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T17:43:36.246-08:00</updated><title type='text'>Latihan interval (interval training)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;latihan interval&lt;/span&gt; adalah suatu system latihan yang berganti-ganti antara melakukan dengan giat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(interval kerja) &lt;/span&gt;dengan periode kegiatan dengan intensitas rendah (periode sela) dalam suatu tahap latihan (Kent, 1994). Fox, Bowers dan Foss (1994) menjelaskan beberapa keuntungan system &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;latihan interval&lt;/span&gt; sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;a. Teliti dalam mengaontrol ketegangan&lt;br /&gt;b. Sebagai pendekatan sistematis hari demi hari, memungkinkan mudah dalam&lt;br /&gt;    mengamati kemajuan&lt;br /&gt;c. Lebih cepat memperbaiki energy potensial daripada metode latihan kondisi yang lain&lt;br /&gt;d. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Program latihan&lt;/span&gt; ini dapat &lt;br /&gt;   dilaksanakan dimanapun dan tidak memerlukan peralatan&lt;br /&gt;   khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lima prinsip&lt;/span&gt; yang dilakukan untuk &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;latihan interval&lt;/span&gt; dijelaskan oleh Fox, Bowers dan, Foss (1994) sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Ukuran dan jarak interval&lt;br /&gt;b. Jumlah ulangan setiap latihan&lt;br /&gt;c. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Interval sela&lt;/span&gt; atau waktu diantra &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;interval kerja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;d. Jenis kegiatan selama interval sela&lt;br /&gt;e. Frekuensi latihan per minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-6412228842536900499?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/6412228842536900499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-interval-interval-training.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/6412228842536900499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/6412228842536900499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-interval-interval-training.html' title='Latihan interval (interval training)'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-8430142556428331179</id><published>2010-01-08T00:36:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T16:41:37.814-08:00</updated><title type='text'>Latihan beban (weight training)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;latihan beban&lt;/span&gt; adalah program latihan kekuatan menggunakan tahanan yang diberikan oleh beban seperti barbell dan dumbbell (Bompa, 1994).Bowers dan Fox (1088) menyatakan bahwa program latihan beban direncanakan untuk mengembangkan otot. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada 4 prinsip yang akan mendasari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;program mengangkat beban&lt;/span&gt; yaitu:&lt;br /&gt;• Prinsip beban lebih&lt;br /&gt;• Prinsip beban meningkat&lt;br /&gt;• Prinsip beban pengaturan&lt;br /&gt;• Prinsip pengkhususan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Program latihan mengangkat beban&lt;/span&gt; direncanakan sesuai dengan jenis kontraksi otot (isotonik, isometrik dan, isokinetik)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kontraksi isotonik&lt;/span&gt; menurut kent (1994) adalah kontraksi otot yang mana tegangan otot tetap, tetapi panjang otot berubahuntuk mengatasi tahanan yang tetap.&lt;br /&gt;Kontraksi isometrik oleh Kent (1994) disebut juga kontraksi statis, secara konvensional digunakan untuk menjelaskan kontraksi suatu otot dimana tegangan otot bertambah tetapi otot tidak berubah panjang.&lt;br /&gt;Kontraksi isokinetik didifinisikan oleh Bompa (1994) adalah kontraksi yang mana tegangan otot dikembangkan kemudian memendek dengan kecepatan gerakan maksimal yang tetap dengan ruang gerak sendi yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-8430142556428331179?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/8430142556428331179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-beban-weight-training.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/8430142556428331179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/8430142556428331179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-beban-weight-training.html' title='Latihan beban (weight training)'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1206706845145204090.post-4196495890256937365</id><published>2010-01-08T00:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T00:23:22.600-08:00</updated><title type='text'>Latihan sirkuit (circuit training)</title><content type='html'>Latihan sirkuit di susun dalam suatu putaran pos-pos dari program latihan. Morgan dan Adamson (1959) menciptakan metode kesegaran jasmani dan latihan yang terbukti berhasil dalam beberapa masa. Latihan sirkuit bertujuan untuk mengembangkan dan memperbaiki kesegaran jasmani yang berkaitan dengan kekuatan, kecepatan dan, daya tahan.Perencanaan latihan sirkuit diawalai dengan menentukan tujuan latihan dilanjutkan memilih dan menentukan butir-butir latihan untuk menentukan intensitas latihan. Selanjutnya menyusun urutan butir-butir latihan dalam sirkuit untuk menghindari pembrian latihan latihan pada bagian yang sama secara berurutan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bompa (1994) menyarankan bahwa dalam mengembangkan program latihan sirkuit harus memperhatikan karakteristik berikut ini:&lt;br /&gt;Sirkuit pendek terdiri dari 6 latihan, normal terdiri 9 latihan dan panjang terdiri 12 latihan. Total lama latihan antara 10-30 menit, biasanya dilakukan tiga putaran.&lt;br /&gt;Kebutuhan fisik harus ditingkatkan secara progresif dan perorangan.&lt;br /&gt;Karena satu set terdiri dari pos-pos, maka disusun latihan yang penting, beberapa atlet diikutsertakan secara simultan.&lt;br /&gt;Sirkuit harus disusun untuk otot-otot secara bergantian.&lt;br /&gt;Keperluan latihan perlu diatur secara teliti dengan memperhatikan waktu atau jum;ah ulangan yang dilakukan.&lt;br /&gt;Meningkatkan unsure-unsur latihan, waktu utuk melakukan sirkuit dapat dikurangi tanpa mengubah jumlah ulangan atau beban, atau menambah beban atau jumlah ulangan.&lt;br /&gt;Interval istirahat diantara sirkuit kira-kira dua menit tetapi dapat berubah sesuai dengan kebutuhan atlet. Metode denyut nadi dapat digunakan untuk menghitung interval istirahat. Jika jumlah nadi di bawah 120 kali, sirkuit lanjutan dapat dimulai. &lt;br /&gt;Jika anda mengalami kejenuhan dalam menjalani latihan, mungikin anda perlu menpraktekan dan menyusun program latihan dengan latihan sirkuit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1206706845145204090-4196495890256937365?l=latihan-fisik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/feeds/4196495890256937365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-sirkuit-circuit-training.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/4196495890256937365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1206706845145204090/posts/default/4196495890256937365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://latihan-fisik.blogspot.com/2010/01/latihan-sirkuit-circuit-training.html' title='Latihan sirkuit (circuit training)'/><author><name>Lutvie Zhakaria</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04295929602513057309</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NotobTrQqko/SyuLu4BI4vI/AAAAAAAAAAM/7jvD28xvhdU/S220/latihan+fisik+image.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
